Sunday, July 17, 2011

Sayang Allah Pada Hambanya

Umar Alfarouq r.a menceritakan 

Ketika Rasulullah s.a.w. sampai ke tempat tawanan perang. Tiba-tiba ada seorang wanita tawanan itu berjalan dan menemukan seorang anak yang juga termasuk dalam kelompok tawanan tadi. 

Lantas, si Wanita itu terus mengambil anak tersebut lalu diletakkannya pada perutnya dan disusuinya. 

Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: 

"Adakah engkau semua dapat mengira-ngirakan
bahawa wanita ini akan sampai hati meletakkan anaknya dalam api?" 

Kita - yakni para sahabat - menjawab: 

"Tidak, demi Allah - maksudnya wanita yang begitu sayang pada anaknya, tidak mungkin akan sampai meletakkan anaknya dalam api." 

Selanjutnya baginda s.a.w. bersabda: 

"Niscayalah Allah itu lebih kasih sayang akan sekalian hamba-hambaNya
daripada kasih sayangnya wanita ini kepada anaknya." 


Sayangnya Allah pada kita, sejauh mana sudah kita membalasnya? atau kita masih senang leka mendustakan perintahnya. Naudzubillah.

Subhanallah wa bihamdih Subhanallahil 'Azim.


(Muttafaqun Alaih, dipetik dari hadith Riyadus Solihin, diolah sedikit ayat agar mudah disampaikan mesejnya.)

No comments: