Monday, July 23, 2012

Ramadhan ke-4, dan Tafsir Surah Yaasin 1-9

Alhamdulillah, Ramadhan sudah menjengah ke malam ke-4, sepatutnya bagi pemburu pahala dari Allah s.w.t, Ramadhan dijadikan pesta ibadah bukan sahaja yang wajib tetapi juga yang sunat, semuanya direbut moga diaanugerahkan degree taqwa dari universiti Ramadhan, untuk dirayakan dalam majlis konvokesyen Aidilfitri kelak.

Tilawah alhamdulillah hari ni dah masuk juzuk ke-6, mungkin tak selaju sahabat-sahabat lain, moga allah anugerahkan istiqamah buat diri yang lemah ni. setamatnya tilawah tiba tiba terdetik untuk membaca Tafsir Fizilalil quran, karya assyahid Syed Qutb

Tafsir yang dipilih adalah surah yaasin, selepas buku tafsir surah yaasin karya Tuan guru Haji Abd Hadi Awang tertinggal di rumah sewa di Pandan Indah, karya TGHH sangat informatif, seperti karya Ibn Katsir, setiap butiran disertakan juga huraian dari hadith atau ayat quran yang lain, tafsir bil matsur, itulah nama yang kita kenal jenis tafsir sebegini, dalil menafsirkan dalil.

Adapun Tafsir Fi Zilal bukanlah Tafsir BilMatsur, tetapi ia termasuk dari Tafsir BirRa'yi, kalau korang tanya kenapa, aku sarankan korang tanya je sheikh google, memudahkan kerja aku untuk menaip, hehe..Kenapa Yaasin?

Sebab surah ni dipilih untuk dibincangkan dalam usrah aku, tak minat la panggil dengan nama lain, bulatan gembira? smart circle? liqa'? setelah aku agak pessimis pada usrah di zaman maahad dulu, berilah aku nikmat untuk berkata aku juga dah masuk usrah, menggolongkan diri bersama mereka yang berjuang juga di atas manhaj nubuwwah ini, horeyyy, alhamdulilah semuanya dari Allah jua.

Surah Yaasin juga adalah surah yang agak rapat dengan orang Melayu (bak kata seorang naqib), selalu dibaca di malam Jumaat, namun sayangnya penghayatan surah Yaasin dalam kalangan masyarakat melayu tak kemana.

Syed Qutb berkata dalam muqaddimah tafsir surah ini, ayat dalam surah Yaasin sengaja disusun dgn begitu indah, bait-bait kata yang ringkas dan cepat nada bacaannya adalah seperti mengetuk pintu hati untuk dibuka menerima mesej seterusnya..(tok..tok..tok..hatiii...ooo..hati...)

Surah Yaasin ni awal-awal lagi dah menegaskan tentang hakikat al-quran dan kebijaksanaannya, Syed Qutb berkata, kebijaksanaan al-Quran dapat dirasai bilamana kita membacanya dan menghayati rasa setiap ayat yang dibacakan, seolah-olah kita mendengar alquran sedang berhujah, sedang bercerita, sedang mengeluh, sedang marah bahkan juga sedang melontar pujian dan pujukan buat orang beriman.

Lihatlah awal surah Yaasin ini juga, selepas penegasan Nabi Muhammad s.a.w sebagai seorang rasul dari banyaknya rasul yang telah diutuskan sebelum ini, Allah menceritakan fungsi Nabi adalah untuk mengingatkan kaumnya akan azab Allah yang menanti andai mereka ingkar, dalam Surah yaasin ini, dikatakan perutusan nabi s.a.w untuk kaum Arab yang sudah lama tidak menerima perutusan rasul selepas Nabi Ismail a.s (ada dibahaskan, perutusan Nabi Muhammad s.a.w tetap untuk sekalian alam dan penutup nabi-nabi, silalah baca perbahasannya yee), lamanya mereka tidak mendapat peringatan sehingga hati mereka lalai dari meletakkan ubudiyyah mereka kepada Allah yang maha Esa, maha kuasa..

Begitulah hati kata Syed Qutb, bilamana ia lalai, ia akan menjadi anti-kebenaran, susah menerima haq, sukar memberi yang haq. maka bagi mereka yang mengaku daie, jauhilah hati yang lalai, kerana seorang daie bukan saja perlu menerima kebenaran kalimah rabb, tetapi juga perlu menyampaikan, andai hati yang kotor itu, masakan boleh memberi sesuatu sesucinya kalimah kalimah agama?(ni ulasan aku, hehe)

Syed Qutb juga ceritakan tentang sunnah manusia ada yang beriman dan ada yang Allah takdirkan mereka tergolong dari mereka yang dihijab dari petunjuk dan kebenaran itu. Hijab yang dikatakan itu, kalau ikut tulisan TGHH dalam tafsirnya adalah kecintaan pada dunia, yang menghalang mereka dari menerima islam, yang seolah-olah diceritakan dalam ayat 8 berpintal-pintal di leher manusia itu sehingga terdongak mereka, tidak lagi mampu melihat kebenaran dihadapan mereka, bahkan Allah pula menjadikan dihadapan, di belakang, kiri dan kanan mereka dinding yang menghalang mereka dari melihat kebenaran, maka jadilah mereka orang yang sama saja, andai diberi peringatan mahupun tidak..


mereka tetap tidak beriman (rujuk ayat 10)....
ada lagi lepas tu, tapi nak kongsi banyak la pulak, sebaiknya korang try baca, mungkin boleh membantu tadabbur Al-Quran Insyaallah, bak kata Prof Tariq Ramadhan, Sesiapa yang membaca Al-Quran tetapi tidak menghayati maknanya, dia sebenarnya telah menzalimi Al-Quran itu sendiri

Jom Imarahkan Ramadhan :)


Saturday, July 14, 2012

GP Posting ends and ...

Setelah 2 minggu tamat ber'posting' GP di Klinik Murni milik Dr Hasyim, maka tamatlah sudah posting GP ini. Posting yang memberi sedikit pengalaman dan pendedahan tentang bagaimana satu-satu klinik swasta beroperasi. Doktor Hasyim sangat ramah dan tidak pernah meninggikan suara, as i can see, eventhough the clinik was just a simple traditional -style GP (General Practicioner) clinic, but the customer are willing to wait even for 3 hours just to meet this friendly doctor and have a 10 minute chat with him. Its quite interesting to see customer waiting eagely just to meet this doctor, and when i asked him, then i know the secret behind it was, communication skill, your honesty, and the warmth smile that you give may eventually conquered many heart to come to you. GP

there are a lot of advantages of considering GP in your carier, such as

1. You are not tied to anyone, you are the boss of your own clinic and you can choose whether to work or not without worrying that anyone would scold you for not coming to work (but the disadvantage is of course that you will not get your income on that day, which you can counter by taking any lokem doctor to replace you when you're absent.)

2. You can give the best medication to your patient (unlike in goverment where the good meds need authorization from the specialist).

3. Businiess opportunity where you can expand your clinic such as providing extra services than simple consulation,diagnosis and meds giving only. my wife's place of GP (Klinik Nur) offer wide range of service including x-ray, surgery, occupation health, medical surveillance, medical checkup with fomema, etc.

4. Oppotunity to be active in NGOs, Political Parties(errkkk!!), Associations, because your time is yours to manage and you dont have to be worried of being burdened with politics in government sector (yeah right...bosan gila dengan politik ampu yang sudah jadi satu kecanduan sekarang dalam sektor apa-apa pun di Malaysia.. Dakwah and Harakah! here i come!)

so, maybe being a GP can be put on my list of choice after graduating, tambahan lagi dengar katanya in 2015, GP clinic can only be run by FMS (Family Medicine Specialist). A field i intend to pursue formy speciality insyaallah.

the last pieces of advise Dr Hasyim gave to me (which i construct it into my own words)

1. Jadilah seorang yang ikhlas dalam bekerja, pekerjaan seorang doktor itu sangat sibuk, kamu mungkin kekurangan masa untuk beribadat seperti orang lain (pergi masjid selalu, dengar kuliah agama, join aktiviti-aktiviti) Maka, jadikanlah pekerjaan ni satu ibadah untuk kamu, sebab menjadi doktor itu pekerjaan yang mulia dan hanya kita yang ada ilmu ni saja yang mampu menjalankan tanggungjawab ni.

2. Bergaullah dengan semua orang, tak kira latarbelakang, bangsa, agama, pangkat dan apa-apa saja, treat them as you should as a doctor.

3. Be polite, buat apa marah-marah, kita tak gembira, orang tak suka, make your life miserable by getting angry.

my gratitude to Dr Hasyim
as for now, its holiday for me, how holyyy :)


p/s : Tetibe rojak pulak jadinya post kali ni..huhu
pp/s : i am currently in Kota Bharu Bandaraya Islam..Allahuakbar!


Thursday, June 21, 2012

Waah!

It has been quite sometimes since the last post i wrote for this blog, facebook has quite an influence (an excuse per say) for me to simplify my idea into a post to be easily accessible for comment (or 'like's maybe)

I even had forgotten that i have a blog, which are always there if i want to babble all the way i want, eventhough as times passed by (hey, i'm finishing my 4th year already) you may use your time to think rather than talking, as you will always rethink on how to make you idea a reality well-placed to be practised

Another thing (for me to babble about)

I'm married, with a wonderful woman i would say, and you can always refer to my status in my facebook. about her, it will took a whole special post (which i will write about it when i'm ready, this post is just for me to start warming up my fingerbed with keyboard button)

I was thinking (never sinking) why is it always a problem to write? as the ideas are always lingering around the head, but when the hand was placed firmly on my tx2000 HP, eagerly and enthusiastically to start my writing, and the idea flies without any notice (at least a simple goodbye and mention that you will come back for me to write about you)

There you go

A post to be read

I hope its a good start for a more beneficial (ceh, beneficial la sangat) post to come

Allahu Musta'an

p/s: did this post really reflect me?